KEMUDARATAN YANG MENGHARAMKAN PUASA

Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah ditanya “Apa tolok ukur kemudaratan yang dengannya puasa memudaratkan orang yang sakit hingga haram baginya untuk berpuasa?”

Beliau menjawab, “Sesungguhnya kemudaratan bisa diketahui dengan indera perasa dan terkadang diketahui dengan pengkabaran. Adapun dengan indera perasa yaitu seorang yang sakit merasakan dengan sendirinya bahwa puasa memudaratkannya, rasa sakit menguasainya, dan mengharuskan kesembuhan yang terlambat. Adapun dari pengkabaran yaitu dengan pengkabaran dokter ahli yang terpercaya dan tidak disyaratkan dokter yang muslim.”

(Asy Syarh Al Mumti’ 6/328-329)

Leave a Reply